HOME
Home » Informasi Dan Berita » Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur

Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur

Posted at Juni 29th, 2018 | Categorised in Informasi Dan Berita
Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur

Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur

Di waktu – waktu tertentu akan ada suatu kondisi dimana perusahaan harus berproduksi lebih banyak dari biasanya. Dalam kondisi seperti ini, perusahaan biasanya akan memberlakukan waktu lembur.

Dalam dunia bisnis, waktu lembur sering juga disebut dengan istilah over time. Pelaksanaan waktu lembur biasanya dilakukan di sore hari ketika waktu kerja sudah selesai, di akhir pekan pada hari sabtu dan minggu, dan di hari – hari libur lainnya.

Ketika dikenai waktu lembur, tenaga kerja akan bekerja melebih waktu kerja mingguan maksimal, yaitu selama 40 jam kerja. Sebagai kompensasinya, perusahaan wajib membayar upah lembur.

Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur

Penting untuk diketahui, pelaksanaan waktu lembur dan besaran upah lembur tidak boleh ditentukan sepihak oleh perusahaan. Kedua hal ini harus didiskusikan bersama dengan pihak buruh dan jika mau. Buruh berhak mengajukan keberatan ataupun menolak pengajuan waktu lembur yang dilakukan oleh perusahaan.

Berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 78 Ayat 1 Huruf A. Disebutkan bahwa perusahaan yang ingin mempekerjakan buruh melebihi waktu kerja standar (selama 40 jam) wajib memenuhi persyaratan. Yaitu mendapatkan persetujuan dari pihak buruh untuk mau bekerja melebihi waktu kerja normal.

Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur - ilustrasi

Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur – ilustrasi

Menurut UU No. 13 Tahun 2003 sendiri. Waktu kerja normal di Indonesia adalah 7 jam dalam sehari dan 40 jam dalam seminggu dengan 6 hari kerja atau 8 jam dalam sehari dan 40 jam dalam seminggu dengan 5 hari kerja. Artinya, pekerjaan yang dilakukan di luar waktu kerja tersebut, maka akan dikategorikan sebagai waktu lembur.

Perhitungan upah lembur wajib dilakukan dengan berlandaskan pada Permen No. KEP. 102/MEN/VI/2004 Pasal 11. Dalam permen ini disebutkan bahwa perhitungan upah lembur dilakukan pada upah bulanan dan cara perhitungan upah satu jamnya (upah standar) adalah 1/173 upah bulanan.

Menurut peraturan menteri tersebut, perhitungan besaran upah lembur juga harus dibedakan antara lembur yang dilakukan pada hari kerja dan lembur yang dilakukan pada hari libur.

Cara Perhitungan Lemburan

Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur - Perhitungan Upah Lembur

Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur – Perhitungan Upah Lembur

Untuk lembur yang dilakukan pada hari kerja (6 hari dalam seminggu), perhitungan nya adalah:

  • Untuk satu jam lembur pertama, besaran upah lembur adalah 1,5 kali upah 1 jam atau 1,5 X 1/173 Upah Bulanan
  • Untuk jam lembur kedua dan seterusnya, besaran upah lembur yang harus dibayar perusahaan adalah 2 kali upah 1 jam atau 1 X 1/173 Upah Bulanan.

Untuk lembur yang dilakukan pada hari libur (di luar hari kerja 6 hari dalam seminggu). Perhitungan upah lemburnya adalah sebagai berikut:

  • Untuk 7 jam lembur pertama. Besaran yang harus dibayar perusahaan adalah 2 kali upah per jam atau 7 jam x 2 x 1/173 X Upah Sebulan
  • Untuk jam ke 8. Besaran yang harus dibayar perusahaan adalah 3 kali upah per jam atau 3 x 1/173 x Upah Sebulan
  • Untuk jam lembur ke 8 dan 10. Besaran yang harus dibayar perusahaan adalah 4 kali upah per jam atau 4X 1/173 x Upah Sebulan

Untuk buruh yang bekerja di perusahaan dengan waktu kerja normal 8 jam dalam sehari. Perhitungan upah lembur di hari kerja adalah sebagai berikut:

  • Jam kerja ke 9, ditentukan sebesar 2 kali upah per jam atau 2 X 1/173 X Upah Sebulan
  • Jam Kerja ke 10 dan 11, ditentukan sebesar 4 kali upah per jam atau 4 X 1/173 X Upah Sebulan

Sedangkan untuk lembur di hari libur, perhitungannya dilakukan dengan aturan sebagai berikut:

  • 5 jam pertama, ditetapkan sebesar 2 kali upah per jam atau 5 jam X 2 X 1/173 X Upah Sebulan
  • Jam ke enam, ditetapkan sebesar 3 kali upah per jam atau 3 X 1/173 X Upah Sebulan
  • Jam ke 7 dan ke 8, ditetapkan sebesar 4 kali upah per jam atau 4 X 1/173 X Upah Sebulan

Related Post to Over Time, Upah Lembur dan Kerja di Hari Libur

Tips menghemat biaya ketika kuliah tanpa mengurangi budget

Tips menghemat biaya ketika kuliah tanpa mengurangi budget

Posted at 10 Februari 2019

www.upahminimum.info – Universitas atau perguruan tinggi berkaitan dengan pembelajaran, bersenang-senang dan menjalin pertemanan baru, bukan?. Tapi semoga Anda akan belajar banyak dan mendapatkan kualifikasi... Read More

Daftar Gaji Pegawai Negeri Sipil dan Golongannya - Ilustrasi

Daftar Gaji PNS 2019, Gaji PNS 2018 Hingga 2015 Dan Golongannya

Posted at 27 Desember 2018

www.upahminimum.info – PNS merupakan salah satu pekerjaan yang banyak diidam-idamkan masyarakat Indonesia. Bekerja sebagai seorang PNS sering kali dianggap sebagai posisi yang aman dan... Read More

Kenaikan Upah Minimum Propinsi Tahun 2018 di Indonesia

Terbaru UMR 2019 : Daftar Upah Minimum Regional Untuk Pekerja

Posted at 21 Agustus 2018

  Pengertian Upah Minimum Regional Upah Minimum Regional 2019 Daftar Upah Minimum Regional 2019 Berikut Detail Daftar UPah Minimum Regional Setiap provinsi Tahun 2019 :... Read More

Apa yang harus didapat dari benefit pekerja

Apa yang harus didapat dari benefit pekerja

Posted at 20 Agustus 2018

Saat mengajukan lamaran pekerjaan, perasaan pasti akan terasa campur aduk. Dari mulai penasaran, senang, sampai dengan was – was, semuanya akan dirasakan. Apalagi jika... Read More

Besaran upah Jurnalis Indonesia - Jurnalis

Besaran upah Jurnalis Indonesia

Posted at 16 Agustus 2018

Sebagian dari Anda, terutama yang bercita – cita menjadi seorang jurnalis mungkin pernah bertanya – tanya mengenai besaran upah jurnalis. Apakah besaran upah jurnalis... Read More

Kategori